STIFIn | SchoolMedia

Apa itu STIFIn?

Skema Otak STIFIn

STIFIn merupakan singkatan dari Sensing, Thinking, Intuiting, Feeling, dan Insting. Kelimanya merupakan Mesin Kecerdasan (MK) setiap orang, dimana hanya salah satu yang menjadi dominan dan paling aktif. STIFIn merupakan sebuah konsep, mulai dari menemukan potensi dan bakat genetik, pengembangan diri, hingga berbagai aspek dalam kehidupan yang penerapannya begitu luas. Untuk mengetahui apa Mesin Kecerdasan Anda, perlu dilakukan tes STIFIn cukup dengan cara men-scan kesepuluh ujung jari Anda, mengambil waktu tidak lebih dari 1 menit.

Sidik jari yang membawa informasi tentang komposisi susunan syaraf tersebut kemudian dianalisa dan dihubungkan dengan belahan otak tertentu yang dominan berperan sebagai sistem-operasi dan sekaligus menjadi mesin kecerdasan Anda.

Hubungan Genetika Sidik Jari dengan Bakat dan Kepribadian Manusia

Selama ini sidik jari digunakan untuk identifikasi manusia di bidang intelejen. Namun penelitian kami lebih jauh, justru menemukan bahwa "identitas" yang ditampilkan di sidik jari, menggambarkan karakter dan kepribadian manusia dari sisi genetik dan tidak berubah. Hubungan lengkungan-lengkungan dan pola-pola sidik jari, juga berhubungan dengan gurat-guratan di otak. Jika hasil scan sidik jari melalui alat teknologi kami dapat 'membaca' bahwa pola-pola sidik jari tersebut bersimpul di belahan otak dominan yang mana, maka dapat disimpulkan bahwa belahan otak itulah yang paling aktif dan mengatur secara dominan koordinasi, kecenderungan bertindak, hingga dapat terdeteksi peta kekuatan, bakat, kepribadian, dan perilaku seseorang.

Banyak penelitian dan literatur ilmiah yang menunjukkan adanya hubungan sidik jari dengan bakat genetik, karakter, kepribadian, hingga penyakit seseorang. Dari data empiris pada bayi yang dilahirkan tanpa kepala atau disebut anencephali, ternyata tidak ditemui sidik jari pada tangannya. Jadi antara pembentukan sidik jari saat 12 s/d 15 minggu usia janin, otak juga tidak terbentuk. Pola konduksi persinyalan syaraf di otak, juga membentuk sebuah sidik jari.

Sidik Jari Manusia Sidik Jari Manusia

Keunggulan Tes STIFIn

Simpel

  • Dari miliaran manusia, oleh STIFIn dikelompokkan hanya dalam 5 Mesin Kecerdasan dan 9 Personaliti Genetik. Kita tidak pusing dengan pengelompokan manusia dalam banyak kotak.
  • Konsep STIFIn bersifat multi-angle theory, artinya tes STIFIn sudah cukup dapat menjelaskan teori kepribadian lain, seperti MBTI, DISC, Teori Galenus, Hexagonal John Holland, VAK, dan lain-lain

Akurat

  • Saat ini tes STIFIn memiliki akurasi hasil di atas 95%, sebab tes STIFIn menguraikan cara kerja otak berdasarkan sistem operasinya, bukan kapasitas hardware-nya.
  • Tes STIFIn langsung melacak kepribadian genetik kita, yang tidak akan berubah jika dites berulang kali pun.

Aplikatif

  • Konsep STIFIn dapat digunakan untuk menjelaskan bidang apa saja.
  • Saat ini STIFIn sudah banyak digunakan dalam bidang learning, teaching, parenting, profession, human resources, business, couple, financial, marketing, anak berkebutuhan khusus (ABK), leadership, health, hingga politik sekalipun.

Testimoni Ahli

kosong

Berdasarkan riset di Malaysia yang melibatkan para ahli, yaitu :

Prof. Dr. Mohammed Zin Nordin

Pakar Psikometrik
The National University of Malaysia

Dr. Mohd. Suhaimi Mohamad

Pakar Personaliti
The National University of Malaysia

Dr. Wan Shahrazad Wan Sulaiman

Pakar Personaliti
The National University of Malaysia

Kesimpulan dari riset tersebut adalah :
1. Kesembilan Personaliti STIFIn jika diuji dalam bentuk inventori menunjukan reliabilitas yang BAIK dan TINGGI dengan koefiesien alfa 0.849
2. Didapati korelasi yang signifikan antara Hasil Tes STIFIn dengan alat tes lain (Simulasi Permainan Tundra) menggunakan uji statistik khi kuadrat

Penilaian dari :
kosong

Prof. Emeritus Dato' Dr. Abdul Halim Othman :

kosong
1. OBJEKTIF
a. Menilai kebolehpercayaan kaedah inventori personaliti STIFIn.
b. Membina inventori personaliti yang berbentuk ujian kertas dan pensil untuk mengesahkan secara konvergen kedua-dua ujian personaliti imbasan jari dan inventori bertulis sahih mengukur personaliti.
c. Menguji kesahan kriteria kedua-dua ujian dan inventori personaliti STIFIn dengan menggunakan ukuran kreativiti TUNDRA.

2. KEASLIAN DAN NILAI AKADEMIK
Sebahagian besar karya boleh dikatakan asli, dan bernilai akademik sederhana.

3. KANDUNGAN
a. Maklumat yang asli dan kemas
b. Fakta disusun dan diperiksa dengan teliti
c. Pandangan penulis dibezakan dengan jelas daripada fakta
kosong
Prof. Kumaidi
kosong

“Saya telah membaca laporan riset yang dipimpin Prof. Dr. Mohammed Zin Nordin dan timnya tentang Tes STIFIn. Mereka telah melakukan riset yang baik.”

Prof. Dr. Kumaidi
Ahli Psikometrik - Universitas Muhammadiyah Surakarta
kosong

Testimoni Tokoh & Klien

kosong
Subiakto Pakar Branding
"Lalu apa hubungannya STIFIn dengan Brand? Ada. Khusus untuk membangun Personal Brand, STIFIn membantu mengidentifikasi Brand DNA Anda. Untuk produk Brand juga akan sangat membantu untuk mengidentifikasi Brand Personality dari produk anda. Jelas akan membuat tampilan LOGO, packaging, restoran, iklan Anda akan berkarakter."
Subiakto Priosoedarsono
Pakar Branding
kosong
“Hasil tes STIFIn ini sangat cocok dengan saya. Penjelasannya sangat ilmiah, detail, dan praktis untuk saya pahami. Jadi menurut saya, tes ini sangat penting untuk dilakukan sedini mungkin agar kita sebagai orangtua tidak salah dalam mengarahkan anak untuk memilih jalur pendidikan dan profesi yang sesuai dengan bakat dan potensinya. Sehingga anak-anak menemukan cara belajar yang menyenangkan.”
Prof. Dr. Kuswandi, S.U., M.Phill., Apt.
Guru Besar UGM, Pakar Genetika, Pemerhati Pendidikan, dan Pengamat Sosial Budaya
“Dulu saya sibuk mencari kepastian dalam menentukan bakat anak-anak saya, agar dapat diarahkan sejak masih dini. Misalnya ketika anak saya yang no. 2 senang menggambar saya kursuskan menggambar, ternyata lama kelamaan ketahuan dia tidak suka menggambar, begitu seterusnya, sampai akhirnya saya mengenal STIFIn. Sekarang saya tidak ragu lagi ketika anak pertama saya Ie (Intuiting extrovert) mau menjadi pengusaha, anak kedua Fi (Feeling introvert) mau menjadi pembicara, dan anak ketiga Fe (Feeling extrovert) mau menjadi psikolog.”
Hery Suherman
Seorang Ayah dari Bekasi

Contoh Pemetaan Hasil Tes

Jurusan Sesuai Potensi
Jurusan Sesuai Potensi
Jurusan Sesuai Potensi
Jurusan Sesuai Potensi
Jurusan Sesuai Potensi
Jurusan Sesuai Potensi

Hubungi Kami

Schoolmedia
Office: Schoolmedia Head Office
Gedung STC Senayan Lt.2 - Ruang 35 Jl. Asia Afrika Pintu IX
DKI Jakarta - Indonesia

CP : 085371104000